Rabu, 03 Februari 2010

Migran dan Sakit Kepala



Migran disebut juga sakit kepala sebelah, yang sering datang dan menyerang secara tiba-tiba. Migran juga seringkali disebut sakit kepala tipe pulsatil. Terjadi akibat fase mengecil dan membesarnya pembuluh darah yang abnormal. Fase mengecil atau membesar secara tiba-tiba harus segera diatasi. Sebab jika tidak, dapat berlangsung seharian.
Migran menimbulkan rasa nyeri berdenyut-denyut sesuai aliran darah. Migran paling lama menyerang sekitar 72 jam. Namun dari banyaknya kasus, migran sering hilang dalam 2 hingga 3 jam.
Citi-ciri migran adalah:
1. Nyeri di satu sisi yang bisa berkembang menjadi dua sisi.
2. Berdenyut dengan intensitas ringan hingga berat.
3. Durasi paling cepat 30 menit.
4. Disertai rasa mual atau muntah.
Organ yang paling peka saat migran adalah pembuluh darah yang terletak di kiri dan kanan. Umumnya serangan migran akan berkurang dan membaik dengan beristirahat.
Ada 2 jenis migran:
1. Migran dengan aura, diawai dengan serangan aura.
Misalnya: penderita merasa melihat kilatan cahaya, fortifikasi, atau melihat sensasi bintang-bintang paling lama 30 menit disertai dengan serangan kepala.
2. Migran tanpa aura, serangan yang terjadi secara tiba-tiba. Bisa salah satu, atau berkembang di kedua sisi. Namun umumnya satu sisi kepala saja. Migran jenis ini lebih banyak terjadi.
Ada beberapa literatur yang mengaitkan migran dengan genetik. Beberapa penderita yang diteliti dalam keluarganya memang memiliki riwayat migran.
Migran juga lebih banyak menyerang wanita, karena faktor hormonal yang turut beperan. Misalnya menjelang, atau selama menstruasi. Beberapa makanan yang dapat mencetuskan migran: coklat, kopi, keju.
Komplikasi terberat adalah migran komplikata. Penderita merasa lemah sebelah (lumpuh) seperti terkena stroke dan dapat berlangsung lama. Meskipun begitu, dapat dipulihkan. Komplikasi ringan yang terjadi adalah mengecilnya kelopak mata.


Fakta Sakit kepala
Meskipun kelihatan ringan, sakit kepala tidak bisa dianggap remeh. Karena itu ada banyak mitos tentangnya. Bagaimana faktanya?
Tidak semua sakit kepala adalah migran. Presentase kasus migran hanya sekitar 15 hingga 20%.
1. Tidak semua sakit kepala dapat diatasi dengan obat sakit kepala yang beredar di masyarakat.
2. Kleyengan merupakan istilah yang umumnya digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan pusing yang berputar atau tujuh keliling. Disebut juga vertigo, merupakan pusing akibat sensasi berputar atau sekitar tubuh yang berputar. Vertigo umumnya didahului oleh sakit kepala. Bisa juga tidak. Gangguan terletak pada keseimbangan tubuh. Keseimbangan tubuh dimulai dari otak kecil dan batang otak. Jika kedua organ tersebut terganggu, dapat menimbulkan gangguan keseimbangan yang salah satunya adalah vertigo. Vertigo harus diwaspadai, karena merupakan salah satu gejala stroke.
3. Salah satu gejala hipertensi adalah sakit kepala. Namun pernyataan "sakit kepala karena tekanan darah sedang naik" tidak sepenuhnya benar.
4. Banyak yang beranggapan bahwa sakit kepala yang disertai muntah disebabkan oleh keletihan dan bisa hilang dengan sendirinya. Sebaiknya cari penyebab pastinya, berkonsultasilah kepada dokter.
5. Sakit kepala akibat makan makanan / minum minuman yang terlalu dingin (brain freeze) disebabkan karena pendinginan yang cepatdi sinus bagian depan yang memicu syaraf nyeri lokal. Teori lainnya mengatakan penyebabnya adalah penyempitan pembuluh darah di langit-langit dan belakang mulut, sehingga menyebabkan aktifnya syaraf nyeri sehingga rasa nyeri menyebar ke kepala.


Segeralah Ke Dokter Jika Sakit Kepala Anda ...

Segeralah ke dokter jika :
1. Sakit kepala muncul secara tiba-tiba dan sakitnya menjadi-jadi.
2. Sakit kepala yang Anda derita membuat Anda mengalami kesulitan berbicara, membuat Anda mengalami gangguan pengelihatan, kehilangan keseimbangan, linglung, hilang ingatan, atau kesulitan dalam menggerakkan tangan dan kaki.
3. Sakit yang Anda derita semakin bertambah dalam 24 jam.
4. Sakit kepala disertai dengan demam, leher kaku, mual, dan muntah.
5. Sakit kepala akibat luka pada kepala.
6. Jika Anda menggolongkannya sebagai sakit kepala yang paling parah yang pernah Anda derita, terutama jika Anda sering mengalami sakit kepala.
7. Sakit kepala hingga mengganggu tidur.
8. Sakit kepala yang bertahan selama beberapa hari.
9. Sakit amat sangat pada bagian kepala, terutama di sebelah mata. Ditandai dengan mata merah.
10. Jika Anda telah berusia lebih dari 50 tahun, dan baru-baru ini mengalami sakit kepala, terutama jika disertai gangguan pengelihatan, dan sakit ketika sedang mengunyah makanan.
11. Kepala lebih sakit pada pagi hari.
12. Jika Anda sering mengalami sakit kepala tanpa penyebab yang jelas.
13. Jika Anda memiliki sejarah sakit kepala, namun pola dan intensitas sakit kepala Anda berubah.

www.infosehat.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar